Antrean BBM di SPBU Medan Mulai Normal, Pertamina Pastikan Distribusi Energi Terus Dipulihkan

19 July 2026 11:02 WIB
jhuyi.jpg

Kuatbaca.com - Kondisi antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan dan wilayah sekitarnya mulai mengalami perbaikan. Setelah sebelumnya terjadi peningkatan antrean akibat gangguan pada proses distribusi, kini pelayanan pengisian bahan bakar minyak (BBM) berangsur kembali normal.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan berbagai langkah percepatan distribusi yang dilakukan dalam beberapa hari terakhir mulai memberikan hasil positif. Perusahaan terus melakukan penguatan sistem pasokan agar kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

1. Kondisi Antrean BBM di Medan Mulai Berangsur Normal

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyampaikan bahwa distribusi BBM di Kota Medan dan daerah sekitarnya terus menunjukkan perkembangan yang lebih baik. Sejumlah SPBU yang sebelumnya mengalami kepadatan kendaraan kini mulai kembali melayani masyarakat dengan kondisi yang lebih terkendali.

Perbaikan kondisi tersebut tidak lepas dari berbagai upaya yang dilakukan untuk mempercepat penyaluran BBM, mulai dari penguatan armada distribusi hingga optimalisasi operasional fasilitas penyimpanan dan penyaluran energi.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan pihaknya terus memastikan seluruh proses distribusi berjalan maksimal.

Ia menyampaikan:

"Kondisi penyaluran BBM di Kota Medan terus menunjukkan perkembangan yang positif. Antrean di sejumlah SPBU mulai kembali normal sebagai hasil dari berbagai upaya percepatan distribusi yang kami lakukan bersama seluruh pemangku kepentingan. Kami akan terus mengoptimalkan operasional hingga pelayanan kepada masyarakat kembali normal sepenuhnya."

2. Pertamina Optimalkan Rantai Pasok BBM Selama 24 Jam

Untuk mempercepat pemulihan distribusi, Pertamina melakukan berbagai langkah operasional, salah satunya dengan mengoperasikan Integrated Terminal Medan Group selama 24 jam.

Operasional tanpa henti tersebut dilakukan agar proses penerimaan, penyimpanan, hingga penyaluran BBM dapat berjalan lebih cepat dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Selain itu, Pertamina juga menambah armada mobil tangki melalui skema spot charter. Penambahan kendaraan distribusi ini bertujuan memperkuat suplai BBM ke berbagai wilayah yang membutuhkan tambahan pasokan.

Penguatan juga dilakukan melalui penambahan personel Awak Mobil Tangki (AMT) agar proses distribusi berjalan lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan di lapangan.

3. Pasokan BBM Didukung dari Sejumlah Terminal Energi

Selain mengoptimalkan fasilitas utama di Medan, Pertamina juga memperkuat suplai BBM melalui beberapa titik distribusi lain.

Pasokan tambahan dilakukan melalui Fuel Terminal Kisaran, Fuel Terminal Siantar, serta Integrated Terminal Lhokseumawe. Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerataan distribusi agar kebutuhan BBM di Sumatera Utara tetap terpenuhi.

Langkah tersebut juga didukung oleh berbagai pihak, termasuk Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), TNI, Polri, pemerintah daerah, Hiswana Migas, pengusaha SPBU, serta mitra transportir.

Sinergi antarinstansi dinilai penting untuk memastikan proses distribusi berjalan cepat, aman, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

pertamina
medan
bbm
antrean SPBU

Fenomena Terkini






Trending