Bukan Cuma Dagang, Indonesia-Kanada Mesra Bangun Kerjasama Pertahanan

Oleh Gery Gugustomo
10 June 2026 18:40 WIB
WhatsApp Image 2026-06-10 at 18.34.51.jpeg

Kuatbaca.com - Hubungan Indonesia dan Kanada memasuki fase baru yang lebih strategis. Selain kerja sama ekonomi melalui Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA), kedua negara kini mencatat kemajuan signifikan di bidang pertahanan, termasuk pelatihan militer, latihan gabungan, hingga peluang kolaborasi industri pertahanan.

Duta Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor-Leste, Jess Dutton, mengatakan hubungan bilateral kedua negara berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir dan kini tidak lagi terbatas pada perdagangan maupun investasi.

"Militer Kanada dan Indonesia telah belajar bersama, mengikuti pelatihan bersama, dan berbagi pengalaman bersama. Itu merupakan perkembangan yang sangat positif," kata Dutton dalam konferensi pers menyambut ajang Piala Dunia 2026, di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

1. Kanada Telah Latih Lebih dari 700 Personel Militer Indonesia

Dutton mengatakan kerja sama pertahanan Indonesia dan Kanada terus menunjukkan perkembangan positif sejak kedua negara menandatangani perjanjian kerja sama pertahanan saat kunjungan Presiden RI ke Ottawa pada September tahun lalu.

Menurutnya, Kanada telah melatih lebih dari 700 personel militer Indonesia melalui berbagai program pendidikan dan kerja sama pertahanan yang berlangsung selama bertahun-tahun.

Selain pendidikan militer, Kanada juga aktif berpartisipasi dalam latihan multilateral Super Garuda Shield. Tahun lalu lebih dari 30 personel Angkatan Bersenjata Kanada terlibat dalam latihan tersebut dan jumlah yang sama diperkirakan kembali hadir tahun ini.

Dutton menambahkan, peningkatan anggaran pertahanan Kanada turut membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara industri pertahanan kedua negara.

"Kami memiliki sejumlah perusahaan Kanada yang sudah aktif di Indonesia. Karena itu kami melihat akan ada banyak perkembangan dan kolaborasi yang lebih erat antara industri kedua negara," ujarnya.

2. ICA-CEPA Jadi Pondasi Baru Hubungan Strategis

Di bidang ekonomi, Dutton menilai rampungnya perundingan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA) menjadi tonggak penting dalam hubungan bilateral kedua negara.

Menurutnya, proses perundingan yang hanya memakan waktu tiga tahun menunjukkan keseriusan pemerintah Indonesia dan Kanada untuk memperdalam kemitraan jangka panjang.

"Kami menyelesaikan perjanjian ini hanya dalam tiga tahun. Itu menunjukkan dengan sangat jelas niat pemerintah kedua negara untuk mewujudkannya, sekaligus pentingnya kemitraan Indonesia dan Kanada," katanya.

Dutton menilai keberhasilan tersebut juga mencerminkan kemampuan kedua negara dalam memahami prioritas masing-masing dan menemukan titik temu selama proses negosiasi.

Ia optimistis implementasi ICA-CEPA akan terus dikawal oleh pemerintah, pelaku usaha, dan kamar dagang kedua negara dalam beberapa tahun mendatang.

3. WNI Kini Lebih Mudah Bepergian ke Kanada

Selain pertahanan dan ekonomi, Kanada juga memperkenalkan kebijakan baru yang mempermudah mobilitas warga Indonesia.

Sejak 26 Mei 2026, warga Indonesia yang pernah memiliki visa Kanada dalam 10 tahun terakhir atau masih memegang visa non-imigran Amerika Serikat yang berlaku dapat mengajukan Electronic Travel Authorization (eTA) untuk perjalanan udara ke Kanada.

Menurut Dutton, kebijakan tersebut akan mempercepat proses perjalanan sekaligus memperkuat hubungan antarmasyarakat kedua negara.

"Kebijakan ini tidak hanya mempermudah warga Indonesia yang ingin datang ke Kanada untuk Piala Dunia FIFA 2026, tetapi juga untuk keperluan bisnis maupun pariwisata," ujarnya.

Data pemerintah Kanada menunjukkan lebih dari 18.000 warga Indonesia mengunjungi Kanada sepanjang 2025. Dutton berharap angka tersebut terus meningkat seiring kemudahan perjalanan yang kini tersedia.

"Hubungan Kanada dan Indonesia terus berkembang. Kami berharap dapat menyambut lebih banyak warga Indonesia pada tahun-tahun mendatang," kata Dutton.

ICA-CEPA
IndonesiaKanada
KerjaSamaPertahanan

internasional

Fenomena Terkini






Trending