
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan resmi Perdana Menteri (PM) Thailand, Anutin Charnvirakul, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari agenda diplomatik kedua negara untuk memperkuat hubungan bilateral yang selama ini telah terjalin di berbagai sektor. Kedatangan pemimpin Thailand disambut melalui rangkaian prosesi kenegaraan yang berlangsung khidmat, mencerminkan eratnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Thailand sebagai sesama negara anggota ASEAN. Kunjungan ini juga diharapkan menjadi momentum untuk memperluas kerja sama strategis, mulai dari bidang ekonomi, perdagangan, investasi, ketahanan pangan, hingga pertahanan dan pendidikan.
Sebelum memasuki kawasan Istana Merdeka, rombongan PM Thailand terlebih dahulu melintasi kawasan Monumen Nasional (Monas) dengan pengawalan ketat. Kendaraan yang ditumpangi Anutin Charnvirakul dikawal sekitar 120 pasukan berkuda sebagai bagian dari prosesi penyambutan tamu negara. Sesampainya di halaman Istana, Presiden Prabowo Subianto menyambut langsung kedatangan PM Thailand. Kedua pemimpin kemudian saling memberikan salam dengan gestur penghormatan sebelum mengikuti rangkaian acara resmi. Suasana penyambutan semakin semarak dengan penampilan Tari Sekar Sahitya Ayu atau Jaipongan Klasik dari Jawa Barat yang menjadi simbol penghormatan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada tamu negara.
Setelah prosesi penyambutan budaya, kedua pemimpin negara mengikuti upacara kenegaraan yang menjadi tradisi dalam penerimaan tamu resmi di Istana Merdeka. Lagu kebangsaan Indonesia dan Thailand dikumandangkan secara bergantian sebagai bentuk penghormatan terhadap kedaulatan masing-masing negara. Prosesi tersebut juga diiringi dengan 21 dentuman meriam yang menandai penghormatan tertinggi bagi kepala pemerintahan yang sedang melakukan kunjungan resmi. Selanjutnya, Presiden Prabowo mengajak PM Thailand melakukan inspeksi pasukan kehormatan yang telah berjajar di halaman Istana. Keduanya memberikan penghormatan kepada pasukan sebelum melanjutkan agenda resmi berikutnya dalam suasana penuh keakraban dan nuansa diplomatik.
Usai upacara penyambutan, Presiden Prabowo dan PM Anutin Charnvirakul memperkenalkan anggota delegasi masing-masing sebagai bagian dari pembukaan pertemuan bilateral. Delegasi Indonesia dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Kepala Badan Pengelola BUMN Dony Oskaria, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan bahwa agenda pertemuan diperkirakan mencakup berbagai sektor strategis yang menjadi kepentingan kedua negara.
Kunjungan resmi PM Thailand ke Indonesia diharapkan semakin mempererat hubungan bilateral yang telah terjalin selama puluhan tahun. Sebagai dua negara dengan peran penting di kawasan Asia Tenggara, Indonesia dan Thailand memiliki kepentingan bersama dalam menjaga stabilitas kawasan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, memperkuat ketahanan pangan, hingga memperluas kerja sama perdagangan dan investasi. Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan PM Anutin Charnvirakul juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan global, termasuk isu ekonomi, keamanan regional, dan pembangunan berkelanjutan. Dengan komunikasi yang semakin intensif di tingkat pemimpin negara, hubungan Indonesia dan Thailand diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara serta memperkuat soliditas ASEAN di tengah dinamika geopolitik dunia.