
Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyatakan menghormati keputusan Ferri Nuzarli yang mengundurkan diri dari jabatan Sekretaris Jenderal Partai Buruh. Meski mengaku belum menerima informasi secara resmi saat kabar tersebut mencuat, Said menegaskan bahwa setiap keputusan pribadi kader akan dihargai oleh partai.
Menurut Said Iqbal, adanya pengurus yang mengundurkan diri bukan merupakan hal baru di tubuh Partai Buruh. Ia menilai dinamika organisasi merupakan bagian dari proses yang lazim terjadi dalam perjalanan sebuah partai politik, sehingga tidak akan mengganggu jalannya roda organisasi.
Sebagai tindak lanjut atas kekosongan jabatan tersebut, Partai Buruh memastikan akan segera menunjuk sekretaris jenderal baru. Langkah ini dilakukan agar aktivitas organisasi dan agenda politik partai tetap berjalan sebagaimana mestinya tanpa mengalami kendala akibat pergantian kepengurusan.
Ferri Nuzarli menjelaskan bahwa dirinya telah lebih dahulu memberitahukan keputusan pengunduran diri kepada Said Iqbal melalui komunikasi pribadi. Ia mengungkapkan bahwa Ketua Partai Buruh berharap dirinya tetap bertahan, namun keputusan untuk mundur telah diambil setelah melalui berbagai pertimbangan.
Ferri menyebut adanya perbedaan pandangan, sikap, dan arah perjuangan antara organisasinya dengan kebijakan Partai Buruh sebagai alasan utama pengunduran diri. Menurutnya, perbedaan tersebut semakin berkembang hingga akhirnya diputuskan untuk mengakhiri kebersamaan dan melanjutkan perjuangan melalui jalur yang berbeda.