
Kabar duka datang dari jajaran Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara. Hafidz Imammudin Saleh, anggota Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PJLP) Sektor Pademangan, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (15/8/2026) pagi. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB ketika Hafidz sedang dalam perjalanan menuju rumah setelah menyelesaikan tugas piketnya. Pemuda berusia 21 tahun itu diketahui merupakan anggota Grup A Sektor Pademangan. Kepergiannya meninggalkan duka bagi rekan-rekan sesama petugas pemadam kebakaran yang selama ini menjalankan tugas bersama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kecelakaan tersebut juga menjadi pengingat bahwa risiko pekerjaan petugas lapangan tidak hanya muncul ketika mereka menghadapi kebakaran atau kondisi darurat, tetapi juga dapat terjadi saat perjalanan menuju maupun meninggalkan tempat tugas.
Sebelum kecelakaan terjadi, Hafidz telah menyelesaikan rangkaian kegiatan kedinasan di Sektor Pademangan. Pada Sabtu pagi, ia mengikuti apel sekitar pukul 07.30 WIB yang kemudian dilanjutkan dengan proses timbang terima atau pergantian regu jaga. Setelah seluruh rangkaian tugas tersebut selesai, Hafidz bersiap meninggalkan sektor untuk pulang ke rumah. Perjalanan pulang itulah yang kemudian berakhir tragis setelah dirinya mengalami kecelakaan di kawasan Cilincing. Informasi mengenai kondisi Hafidz setelah kejadian belum dijelaskan secara rinci. Namun, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, untuk mendapatkan penanganan. Sayangnya, nyawa Hafidz tidak dapat diselamatkan. Peristiwa ini membuat suasana duka menyelimuti lingkungan kerja korban, terlebih Hafidz masih berusia muda dan berada dalam masa produktif untuk menjalankan pengabdian sebagai petugas di bidang penanggulangan kebakaran dan penyelamatan.
Kecelakaan yang menewaskan Hafidz disebut melibatkan sebuah truk di Jalan Raya Cilincing. Meski demikian, detail mengenai bagaimana kecelakaan tersebut berlangsung masih belum diketahui secara lengkap. Hingga berita ini disusun, belum terdapat penjelasan resmi mengenai posisi kendaraan, kondisi lalu lintas saat kejadian, maupun faktor yang menyebabkan tabrakan terjadi. Pihak terkait masih perlu melakukan pemeriksaan untuk memastikan rangkaian peristiwa secara menyeluruh. Informasi tersebut penting agar penyebab kecelakaan dapat diketahui berdasarkan fakta di lapangan, bukan berdasarkan dugaan. Jalan Raya Cilincing sendiri merupakan salah satu jalur yang menjadi bagian dari aktivitas lalu lintas di kawasan Jakarta Utara sehingga berbagai jenis kendaraan, termasuk kendaraan berat, dapat melintas di kawasan tersebut. Penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui kondisi sebenarnya pada saat kecelakaan yang merenggut nyawa Hafidz.
Setelah kecelakaan, Hafidz sempat dibawa ke RSCM di Jakarta Pusat untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Keluarga dan rekan-rekan korban pun harus menerima kenyataan bahwa Hafidz telah berpulang setelah menyelesaikan tugasnya sebagai anggota Sektor Pademangan. Kepergian seorang petugas di usia 21 tahun tentu menjadi kehilangan besar bagi keluarga maupun lingkungan kerjanya. Terlebih, kecelakaan terjadi tidak lama setelah Hafidz menyelesaikan kewajiban kedinasannya pada pagi hari. Saat ini, perhatian masih tertuju pada proses penanganan kecelakaan serta pengumpulan informasi untuk mengetahui penyebab pasti peristiwa tersebut. Kepastian mengenai kronologi menjadi penting sebagai bagian dari proses penanganan kasus sekaligus untuk memberikan informasi yang jelas kepada keluarga korban dan masyarakat.
Informasi mengenai penyebab kecelakaan yang menewaskan Hafidz masih menunggu penjelasan dari pihak kepolisian. Aparat lalu lintas di wilayah Jakarta Utara diharapkan dapat melakukan pemeriksaan terhadap lokasi kejadian, kendaraan yang terlibat, serta keterangan dari saksi maupun pihak terkait. Sampai saat ini, kronologi lengkap kecelakaan belum dapat dipastikan. Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena melibatkan seorang petugas pemadam kebakaran yang baru saja menyelesaikan tugas piket sebelum mengalami kecelakaan dalam perjalanan pulang. Selain proses hukum dan penyelidikan, kejadian ini juga menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di jalur yang dilalui kendaraan berat. Keselamatan berkendara tetap menjadi hal penting bagi setiap orang, termasuk para pekerja yang melakukan perjalanan setelah menyelesaikan tugas. Bagi keluarga dan rekan kerja Hafidz, kepergiannya menjadi duka mendalam sekaligus kehilangan seorang anggota tim yang masih memiliki perjalanan panjang dalam pengabdiannya.