
Massa aksi peringatan Hari Tani Nasional 2026 yang menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, membubarkan diri pada Kamis (24/9/2026) sore. Setelah peserta aksi meninggalkan lokasi, kondisi lalu lintas di sekitar gedung parlemen kembali terpantau ramai lancar.
Aksi tersebut diikuti sejumlah elemen mahasiswa dan organisasi yang membawa isu reforma agraria. Sebelumnya, kepolisian juga telah menyiapkan pengamanan dan pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi dampak kegiatan terhadap mobilitas masyarakat. (ANTARA News)
Peserta aksi dari sejumlah elemen, termasuk mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Trilogi, dan Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA), mulai meninggalkan lokasi demonstrasi sekitar pukul 17.40 WIB. Pembubaran dilakukan setelah massa menyampaikan orasi serta membacakan pernyataan sikap di depan gerbang utama Gedung DPR RI. Massa AGRA kemudian meninggalkan kawasan tersebut menggunakan sejumlah bus yang sebelumnya diparkir di sisi Jalan Gatot Subroto. Sementara itu, mahasiswa IPB yang datang dari Kabupaten Bogor melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Jalan Gerbang Pemuda.
Setelah massa berangsur meninggalkan lokasi, lalu lintas di jalur arteri Jalan Gatot Subroto dari arah Semanggi menuju Slipi terpantau ramai lancar. Kendaraan masih dapat melintas tanpa hambatan berarti karena titik aksi berada di area depan gerbang utama gedung parlemen dan tidak menggunakan seluruh badan jalan. Kondisi tersebut membuat aktivitas kendaraan di jalur utama tetap dapat berjalan meskipun terdapat kegiatan demonstrasi di sekitar Gedung DPR.
Gangguan lalu lintas yang terlihat hanya berupa penyempitan satu lajur tepat di depan Gedung DPR RI. Penyempitan tersebut terjadi karena beberapa bus yang digunakan peserta aksi masih terparkir di sisi jalan. Setelah massa meninggalkan kawasan, petugas kebersihan kemudian membersihkan sampah dan sisa aktivitas demonstrasi. Penanganan area dilakukan agar kondisi sekitar lokasi kembali tertata setelah kegiatan selesai.
Selain jalur arteri, kondisi lalu lintas di Tol Lingkar Dalam Jakarta pada ruas Grogol-Cawang juga terpantau lancar di kedua arah. Tidak terlihat kepadatan lalu lintas yang signifikan di sekitar lokasi setelah massa membubarkan diri. Jalan Letjen S. Parman, khususnya kawasan persimpangan Slipi-Petamburan, juga terpantau ramai lancar tanpa antrean kendaraan yang berarti. Sebelumnya, pengaturan lalu lintas memang menjadi salah satu bagian dari persiapan pengamanan aksi Hari Tani Nasional di Jakarta. (ANTARA News)
Sebelum membubarkan diri, massa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait reforma agraria. AGRA antara lain menyoroti persoalan penguasaan tanah, redistribusi lahan, posisi petani sebagai subjek reforma agraria, serta keterlibatan organisasi masyarakat dalam penyusunan kebijakan. Aksi tersebut berlangsung setelah DPR dan pemerintah menyelesaikan pembahasan RUU Pengaturan Reforma Agraria pada September 2026. Di sisi lain, Koalisi Pembaruan Agraria menyatakan regulasi tersebut diharapkan dapat menjadi instrumen untuk menangani konflik dan ketimpangan agraria. (ANTARA News)