
Kuatbaca.com-Otoritas penerbangan resmi memperpanjang masa penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta hingga pukul 24.00 WIB malam ini. Keputusan update penghentian operasional ini diambil setelah evaluasi keselamatan mengindikasikan bahwa sebaran abu vulkanik di ruang udara sekitar wilayah Tangerang dan Jakarta masih membahayakan penerbangan.
Penutupan bandara dipicu oleh masih pekatnya paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang tertiup angin ke koridor penerbangan utama. Risiko kerusakan mesin jet dan terganggunya jarak pandang (visibility) membuat otoritas bandara bersama AirNav Indonesia memutuskan untuk menghentikan seluruh aktivitas lepas landas (take-off) maupun pendaratan (landing).
Perpanjangan durasi penutupan ini berdampak pada penundaan dan pembatalan ratusan penerbangan domestik maupun internasional. Pihak pengelola bandara bersama seluruh maskapai penerbangan terus disiagakan di area terminal untuk memandu proses pengalihan rute (divert), penjadwalan ulang penerbangan (reschedule), serta fasilitas pengembalian dana tiket (refund) bagi ribuan calon penumpang yang terdampak.
Tim gabungan dari BMKG, Kementerian Perhubungan, dan otoritas kebandarudaan terus memantau pergerakan sebaran abu vulkanik secara ketat menggunakan citra satelit dan pengujian sampel udara secara real-time. Keputusan untuk membuka kembali operasional Bandara Soekarno-Hatta akan sangat bergantung pada evaluasi keselamatan ruang udara menjelang batas waktu penutupan pukul 24.00 WIB.